News Update :
Home » , , , , , » Tubagus Chaeri "Wawan" Wardana Dihukum Lima Tahun Penjara Terkait Suap Akil Mochtar

Tubagus Chaeri "Wawan" Wardana Dihukum Lima Tahun Penjara Terkait Suap Akil Mochtar

Tubagus Chaeri "Wawan" Wardana Dihukum Lima Tahun Penjara Terkait Suap Akil MochtarTubagus Chaeri "Wawan" Wardana atau yang lebih akrab disapa Wawan, yang Terkait Kasus Suap Akil Mochtar baru-baru ini menjalani persidangan untuk kasus suap tersebut. Ia sebagai terdakwa perkara dugaan suap penanganan sengketa Pemilihan Kepala Daerah Lebak dan Pemilihan Gubernur Banten dihukum lima tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Ia dinilai terbukti memberikan suap kepada mantan Ketua MK Akil Mochtar. Vonis tersebut jauh lebih rendah dari pada tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum), yaitu selama 10 tahun dan denda 250 juta.

Mathius Samiadji, Hakim Ketua persidangan kasus suap Akil Mochtar oleh Wawan, yang menjatuhkan pidana penjara lima tahun,  dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (23/6). Wawan juga dihukum denda sebesar Rp 150 juta. Apabila tidak dibayar maka diganti pidana kurungan selama 3 bulan. Dalam memberikan keputusan, majelis hakim memberikan pertimbangan memberatkan dan meringankan. 

Adapun hal yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa dapat merusak nilai-nilai demokrasi dalam penyelenggaran pemilihan umum kepala daerah dan tidak mendukung upaya pemerintah dalam pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme. Sedangkan hal yang meringankan adalah terdakwa belum pernah dihukum dan memiliki tanggungan keluarga yaitu anak-anak yang masih kecil dan butuh bimbingan dari terdakwa. 

Mathius menyatakan, Wawan terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang diatur di dalam Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dalam dakwaan kesatu dan melakukan tindak pidana korupsi berlanjut sebagaimana diatur dalam Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP dalam dakwaan kedua. 

Menanggapi putusan tersebut, Wawan meminta waktu setidaknya 1 minggu untuk berpikir-pikir apakah akan banding atau tidak, sambil mendiskusikannya terlebih dahulu dengan keluarga dan pengacaranya.

0 comments :

Post a Comment